Kecelakaan Maut di Tugu Tani
Sembilan orang tewas setelah
tertabrak mobil Xenia maut di Tugu Tani, Jakarta. Seperti apa
detik-detik kecelakaan maut ini terjadi?
Keterangan Dirlantas Polda Metro Jaya
Kombes Dwi Sigit Nurmantyas menyampaikan kronologi kecelakaan maut ini, Minggu
(22/1/2012). Berikut kronologi lengkapnya dari TKP sampai penetapan pengemudi
mobil Xenia menjadi tersangka :
Pukul 11.12
WIB.
Kecelakaan terjadi di Jl MI Ridwan
Rais arah Tugu Tani, tepatnya depan Gedung Kementerian Perdagangan Jakarta
Pusat.
Pengemudi dan penumpang Daihatsu
Xenia B 2479 XI usai menghadiri acara di Hotel Borobudur di Lapangan Banteng.
Saat itu, pengemudi Xenia memacu kendaraannya hingga 60-70 Km per jam.
Mobil yang dikemudikan Afriyani Susanti (29) berjalan dari arah
Hotel Borobudur di Lapangan Banteng menuju Tugu Tani. Di depan Gedung Kemendag,
kendaraan oleng kemudian banting setir ke kiri dan menabrak pejalan kaki di
trotoar, serta merusak halte bus di depan Gedung Kemendag.
Pukul 12.25 WIB
8 orang korban tabrakan dinyatakan
tewas dan dibawa ke RSCM. Sementara itu 5 korban luka-luka dibawa ke RSPAD
Gatot Subroto.
8 orang yang meninggal dunia dan
dibawa ke RSCM, yaitu:
1. Moch Hudzaifah alias Ujay, 16 th
2. Firmansyah, 21 th
3. Suyatmi, 51 th
4. Yusuf Sigit; 2,5th
5. Ari, 16 th
6. Nanik Riyanti, 25 th
7. Fifit Alfia Fitriasih, 18 th
8. Laki-laki, belum diketahui namanya, umur sekitar 17 th
Sedangkan 5 orang yang dirawat di
RSPAD Gatot Subroto yaitu:
1. Ny. Siti Mukaromah, 30 th
2.MohAkbar 22 th
3.Keny, 8 th
4.Indra, 11 th
5. Bp Teguh Hadi Purnomo
Keluarga korban dijanjikan santunan
Rp 25 juta dari Jasaraharja CMIIW untuk korban meninggal dunia. Sementara
korban yang selamat kemudian dijanjikan perawatan sampai sembuh total.
13.00 WIB
Keluarga korban mulai berdatangan ke
RSCM. Diketahui 4 orang yang meninggal berasal dari satu keluarga. Sugiantini,
seorang nenek dari Jepara yang sedang berlibur bersama keluarganya dari Monas
kehilangan empat anggota keluarganya yaitu Nani yang sedang hamil 3 bulan,
adiknya Nani bernama Suyatmi, cucu Sugiantini bernama Yusuf (2,5), dan
keponakannya Sugiantini (Fifit Alfia Fitriasih, 18). Hingga pukul 19.00 WIB
keempat jenazah masih mengurus proses pemulangan ke Jepara.
Pukul 16.00
WIB.
4 Penumpang Daihatsu Xenia, termasuk
pengemudi, menjalani tes urine di RS Polri Kramat Jati. Pengemudi Xenia,
Afriyani Susanti (29), sudah menjadi tersangka dan ditahan.
Afriyani Susanti ditetapkan sebagai
tersangka dan dikenakan Pasal 283, 287 ayat 5, Pasal 288, Pasal 310 ayat 1,
ayat 2, ayat 3, dan ayat 4. Afriyani langsung ditahan sambil menunggu proses di
Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto.
3 Rekan tersangka sebagai saksi,
yakni Deny Mulyana (30) yang duduk di samping Afriyani, serta penumpang Xenia
yang duduk di belakang Adistria Putri Grani (26) dan Arisendi (34). Polda Metro
juga memeriksa saksi lain yang ada di lokasi yakni, Suwarto, Ridwan dan
Zulhendri.
Sekitar Pukul
22.00 WIB
Jumlah korban tewas akibat kecelakaan
maut mobil Xenia bertambah menjadi 9 orang yaitu atas nama Mochamad Akbar.
“Korban meninggal bertambah satu
orang atas nama Mochamad Akbar (23),” Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum
Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto kepada wartawan, Minggu (22/1/2012).
Muhammad Akbar (23) meninggal setelah
sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto
bersama empat korban lainnya, Siti Mukaromah (30), Keny (8), Indra (11) dan
Teguh Hadi Purnomo menderita luka-luka.
Lewat tulisan ini juga penulis turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban
kecelakaan tugu tani, semoga arwah almarhum bisa diterima disisi-Nya dan untuk
keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan.
Berikut adalah gambar-gambar peristiwa naas tersebut:
mobil yang dipakai tersangka untuk menabrak 12 orang tidak bersalah
keadaan setelah tabrakan terjadi
foto tersangka dengan beberapa sindiran dari massa
What Sekar thought about this case:
After I have the news, I think we can totally blame the woman who drove the car because she really didn't know about her condition that moment. As we know that she was sober when she drove her car so she could crush many people because of her uncontrolled mind. Of course that accident wasn't what she wanted to, but she had to realize that it was still her fault for letting herself drive carelessly. and for the victim's families, I know why it is hard for them to forgive her because it is hard to loose someone they love that way. I agreed with the government actions by paying all of the hospital costs of each victim and I hope Afriyani can get the worst punishment.
One thing that we got today: DON'T EVER LET SOBER PERSON DRIVE THE CAR!